Nostalgia Bacaan dari Masa ke Masa

September 02, 2020

www.ummiland.com - Saya mulai tertarik dengan buku bacaan sejak SD. Walau nggak sering-sering banget tapi suka. Mulai dari baca bobo, Tabloid Nova punya Mama, hingga buku-buku yang ada di perpustakaan sekolah. Kalau disuruh ngebayangin, ingatnya buku perpus yang saya baca tentang air pasang naik pasang surut saat purnama tiba, hihi. Lanjut SMP bacaan saya beralih ke Lupus, Vanya, dan buku-buku Novel islami yang digawangi penulis Forum Lingkar Pena. Semua buku bukan punya saya tapi hasil minjem ke Kakak yang Kakak juga minjem ke teman kuliahnya, perjalanan dari tangan ke tangan, wkwkw. Trus juga baca berbagai macam Majalah mulai dari Gadis, Kawanku, Aneka Yess, & Majalah Keren Beken. Komik juga suka, kayak topeng kaca, detektif conan, dan berbagai komik yang lagi ini waktu itu.


SMA gimana? Nah, kelas 2 SMA mulai hijrah bacaan. Hidayah nyungsep ke saya. Mulai memperbaiki sholat yang bolong-bolong  dan pakai hijab, lanjut ikut gabung ekskul ROHIS di sekolah. Sejak itu jadi suka baca buku bernafaskan islam. Nyisihin uang jajan buat beli buku-buku terbitan pro-u media, buku-buku FLPers dan mulai kenal Majalah remaja islami namanya Hanif. Dulu sih sering dapat majalahnya pas bazar Muharram yang diadain sama ROHIS. Udah nggak sesuai tanggal tapi kondisinya masih baru. Seru bacanya karena bahasa yang gaul dan anak muda banget. Pun juga dengan Majalah Annida. Jaman-jaman SMA bacaan yang seru banget buat saya. Ada satu lagi majalah tentang alam, banyak mentadabburi ayat gitu, duh lupa judulnya. Ada yang ingat? Indahnya nostalgia... Ummahaat gimana? Dulu suka baca apa?

Sejak jadi emak-emak, saya jarang nemuin majalah anak or remaja yang bernafaskan islam. Soalnya udah ngerasain sendiri, yang dibaca akan mempengaruhi pembaca. Jadi anak-anak harus baik juga bacaannya. Sempat heran juga sih, apa karena dunia online udah menggurita sehingga nggak ada lagi ruang buat majalah cetak? Terutama majalah islami. Alhamdulillah 1 tahun belakangan nemu Majalah Bilal. Pas banget dengan kebutuhan anak-anak saya yang usianya udah bisa baca dan juga mereka nggak saya & suami izinkan pakai gadget, kecuali untuk kebutuhan sekolah saat ini. Saya yakin banyak orang tua yang merasakan kebahagiaan yang sama dengan saya. Karena isinya daging semua.

Majalah Bilal launchingnya pertama kali di bulan Sya'ban 1440 H atau sekitar bulan Mei/Juni 2019. Dikembangkan melalui 3 aspek yaitu kognitif, afektif, dan paikomotoris. Semuanya disajikan dalam bentuk material cetak kreatif yang sulit disajikan oleh media digital. Taglinenya keren banget, "Menyemai Iman Merangkai Adab." Hal yang bagi dunia pendidikan menjadi suatu hal yang penting & harus ditekankan, yaitu iman & adab. 

Rubriknya nggak kalah menarik, lengkap banget. Kadang saya mikir kerennya keterlaluan dibanding buku lho, soalnya udah paket lengkap. Seperti bahasan tentang:

- Kisah orang shalih

- Adab

- Allah menciptakan alam

- Allah menciptakan manusia

- Allah menciptakan hewan

- Allah menciptakan tumbuhan

- Mengenal Allah

- Siroh Nabi

- Dialog iman

- Sang Inovator

- Mewarnai

- Sains

- Main sama ayah

- Anak pintar

- Yang Al-Qur'an ajarkan

- Bumi Allah

- Alam sekitar

- Kreasi

- Teka-teki & uji teliti

- Menghafal & menulis hadist

- Sunnah hari ini

- Matematikasik

- Do'a hari ini

Lengkap banget kan Um. Kalau nggak beli 1 edisi rasanya ada yang kurang. Oh iya, majalah Bilal ini didesain untuk anak dengan usia 4 - 14 tahun. Bagi anak yang belum bisa membaca, Ummahaat bisa ngebacain & ngejelasin dengan bahasa sendiri sehingga bisa dipahami anak. Usia 8 - 11 tahun didampingi, 12 - 14 tahun bisa baca mandiri. Walau cuma sampai usia 14, pst... emak-emak macam saya masih suka ikut baca, hihi. Tapi nggak cukup majalah aja ya um, hehe. Usia kita-kita tuh levelnya udah kitab tebel, eitsss..


Kira-kira udah setahun lebih usia Bilal, ternyata jangkauannya udah luas aja. Bisa diperoleh di banyak kota. Total ada 31 kota di Indonesia, dan 2 di luar negeri yaitu di Singapura & Malaysia. Maasyaa Allah... Semoga istiqomah & selalu menjadi pilihan bacaan keluarga muslim..

Cara mendapatkan majalah ini mudah banget, bahkan sekalian mau jadi agennya juga bisa. Kontak majalah:


Majalah Bilal

Jl. Pagaden, No. 14, Kel. Antapani Kulon, Kec. Antapani Kota Bandung, 40291

WA: 0856-0000-0357

FB: Majalah Bilal

Email: salam@majalahbilal.com


Nostalgia indahnya buat dikenang. Juga bisa dijadikan pelajaran. Mengutip perkataan Ustadz Budi Ashari Lc., "Jangan sampai anak-anak kita hanya lebih baik dari kita, tapi mereka harus berbeda dari orang tuanya." Selamat memilih ^ ^

You Might Also Like

10 Comments

  1. Beda bacaan nih kita mbak,
    SD tu bacaanku Grimm - Lima Sekawan - Trio Detektif - Si Badung - Laura Ingalls Wilder

    nah pas SMP Agatha Christie - Pearls S Buck dan bacaan berat lainnya!

    ReplyDelete
  2. Majalah BILAL recommended banget ya Umm.
    Kayaknya perlu aku share artikel ini ke sodara2ku yg anaknya masih TK
    Mereka lagi nyari bacaan yg sesuai dgn value

    ReplyDelete
  3. majalah baru untuk anak anak ya
    Saya dulu juga kerap beliin buku dan majalah terbitan Mizan
    Alhamdulilah karena sebelum Mizan, sulit sekali mencari buku untuk anak-anak

    ReplyDelete
  4. Jadi inget berbagai buku terbitan jaman saya kecil (tahun 70an). Sangat terbatas. Tidak sebanyak sekarang. Tapi saya rajin dapat majalah/buku itu karena memang senang membaca.

    Sekarang pilihan sudah jauh lebih banyak. Ruanglingkup materinya pun lebih luas dengan isi yang beragam. Termasuk diantaranya buku² yang memperdalam soal keagamaan.

    Semoga dunia literasi di tanah air terus tumbuh berkualitas dari waktu ke waktu

    ReplyDelete
  5. wah ini lagi mengenang bacaan dari masa ke masa ya, kalo aku dulu waktu kecil majalah Bobo langganan banget and suka kalo pas ada bonusnya hahaha. Terus masuk masa ABG mulai deh kenal komik-komik, terus pas kuliah mulai baca novel-novelnya Djenar, Ayu Utami, Fira Basuki, Dee Lestari.

    ReplyDelete
  6. Aku teringat Lupus dulu sempat baca jg, anak2 zaman skrg bacaannya lebih beraham sihya

    ReplyDelete
  7. Majalahnya cocok untuk usia 4-14 tahun? wah pas banget nih jadi bacaan dua anak perempuan saya di rumah. Nanti coba kontak ah, di Lombok bisa beli di mana..

    ReplyDelete
  8. Zaman aku SD bacaanku novel Lima Sekawan karya2 Enid Blyton. Dulu buku2 itu penuh di rak perpustakaan SD ku :D Kalau majalah yang kubaca Bobo dan Ananda. Pas SMP novel2 dewasa :))) Sekarang bacaan untuk anak-anak banyak dan mudah dicari ya mbak. BILAL ini recommended ya :)

    ReplyDelete
  9. Skrg majalah anak2 ga sebanyak dulu ya, tapi bobo masih jd andalan sih. Kalau anak2 cowok suka yg ada game2 gitu aku lupa deh nama majalahnya

    ReplyDelete
  10. Aah jangan-jangan kita sepantaran Mbak, menilik bacaan jaman dulunya..
    Oh ya majalah Bilal ini didesain untuk anak dengan usia 4 - 14 tahun, pas buat anak bungsuku

    ReplyDelete