Rumah Kedua

October 22, 2020


Bismillahirrahmanirrahim...

Ketika lelah dengan hiruk pikuk dunia, selain ke alam, saya juga suka menepi ke pinggiran blog. Rumah kedua bagi saya. Tempat ternyaman di mana saya bisa dengan bebas mengekspresikan berbagai rasa. Demikian fungsi blog bagi saya dulu. Jauh sebelum dunia blog yang kini ramai menjadi tempat monitisasi. Kerinduan ini membuncah, tersebab tak begitu leluasa mengeluarkan semua uneg-uneg di dalam dada. Blog dan instagram mendadak menjadi rasa semua orang, apa yang mereka butuhkan, tak sepenuhnya saya butuhkan, apa yang mereka inginkan tak sepenuhnya saya inginkan. Tapi ini murni dari apa yang saya rasa secara personal. Keinginan yang besar ingin kembali menulis tentang apa yang kurasa, kumau, kubahagia. Menulis tanpa ada rasa ingin diintip, dan dibaca. Kecuali tulisan dakwah.... Jika ada yang mengetuk pintu, saya akan buka. Silahkan saja. Bagi mereka yang suka, akan kembali dengan sendirinya. Sekali lagi, ini hanya tentang rasa personal yang tidak semua orang rasa.

Bandung, 22 Oktober 2020


Shona Vitrilia

You Might Also Like

0 Comments